Minggu pagi 08.00 WIB 22/09 acara pendadaran berlangsung ditengah area persawahan dukuh Dawar RT.03 yang dihadiri oleh segenap santri Pagar Nusa didaerah Dawar, Manggis, Mojosongo, Boyolali.
Pendadaran ini adalah tradisi sudah turun temurun bagi santri Pagar Nusa yang mau disahkan sebagai warga muda, seperti halnya Pagar Nusa yang lain untuk menjaga tradisi dan adat, pendadaran biasa dilakukan selama satu minggu penuh.
Pendadaran ini tujuannya adalah untuk mengulas meteri materi yg sudah ditempuh semasa para santri latian karena ini moment untuk pemantapan apakah santri santri sudah siap disahkan atau belum.
Pendadaran ini suatu hal yang sangat sakral, dimana santri Pagar Nusa kurang satu langkah lagi menjadi warga dan disetiap pendadaran pasti ada saja hal hal yang tidak diinginkan terjadi.
Seperti gugurnya santri saat tahap ini, banyak kejadian kejadian yang sudah saya jumpai.
Pendadaran dimulai dengan pembacaan doa tawasul yang dikhusukan terutama kepada junjungan kita Nabi Agung Muhammad SAW, kepada para waliyullah, para pendiri Nahdlatul Ulama, para pendiri Pagar Nusa dan masih banyak lagi sesui nasab ilmu padepokan masing masing.
setelah itu dilanjutkan lari lari dan juga pemanasan dimulai dari kepala.
Ada hal unik disetiap latian Pugar Nusa, kenapa??
Iya karena setiap pemanasan diutamakan mendahulukan yang kanan, ini bertujuan agar para santri ber amar ma'ruff karena kanan adalah awal yang baik.
Setelah pemanasan ada fisik, uniknya lagi ketika santri kelelahan sambil terengah engah ditengah itu ketika disuruh pelemasan santri diharap memejamkan mata dan tak lupa juga untuk berdzikir mengucap nama Allah.
Allah... Allah... Allah...
Begitulah yang sering santri lakukan agar apa yang ia lakukan dan ia pelajari selama ini berkah karena Allah, kuat karena Allah, istiqomah karena Allah, dan semua ini dari Allah, dengan Allah, dan pastinya akan kembali semua kepada Allah.
Itulah kenapa santri Pagar Nusa diajarkan sampai sedetail itu, karena agar santri santri menghilangkan rasa sombong pada diri masing masing.
Dan bahwa semua ini karena Allah,
Setelah fisik yaitu pengisian materi-materi mulai dari salam, tangkisan, hindaran, pertahanan diri dan tak lupa juga dibungkus kesenian dari masing- masing materi apa yang dikaji.
Setelah latian selesai ditutup dengan doa juga tahlil sedikit, setelah itu bersalaman sambil bershalawat bersama.
Setelah itu duduk melingkar untuk mempererat silaturahmi juga pengulasan materi yang belum dipahami.
Pendadaran ini adalah tradisi sudah turun temurun bagi santri Pagar Nusa yang mau disahkan sebagai warga muda, seperti halnya Pagar Nusa yang lain untuk menjaga tradisi dan adat, pendadaran biasa dilakukan selama satu minggu penuh.
Pendadaran ini tujuannya adalah untuk mengulas meteri materi yg sudah ditempuh semasa para santri latian karena ini moment untuk pemantapan apakah santri santri sudah siap disahkan atau belum.
Pendadaran ini suatu hal yang sangat sakral, dimana santri Pagar Nusa kurang satu langkah lagi menjadi warga dan disetiap pendadaran pasti ada saja hal hal yang tidak diinginkan terjadi.
Seperti gugurnya santri saat tahap ini, banyak kejadian kejadian yang sudah saya jumpai.
Pendadaran dimulai dengan pembacaan doa tawasul yang dikhusukan terutama kepada junjungan kita Nabi Agung Muhammad SAW, kepada para waliyullah, para pendiri Nahdlatul Ulama, para pendiri Pagar Nusa dan masih banyak lagi sesui nasab ilmu padepokan masing masing.
setelah itu dilanjutkan lari lari dan juga pemanasan dimulai dari kepala.
Ada hal unik disetiap latian Pugar Nusa, kenapa??
Iya karena setiap pemanasan diutamakan mendahulukan yang kanan, ini bertujuan agar para santri ber amar ma'ruff karena kanan adalah awal yang baik.
Setelah pemanasan ada fisik, uniknya lagi ketika santri kelelahan sambil terengah engah ditengah itu ketika disuruh pelemasan santri diharap memejamkan mata dan tak lupa juga untuk berdzikir mengucap nama Allah.
Allah... Allah... Allah...
Begitulah yang sering santri lakukan agar apa yang ia lakukan dan ia pelajari selama ini berkah karena Allah, kuat karena Allah, istiqomah karena Allah, dan semua ini dari Allah, dengan Allah, dan pastinya akan kembali semua kepada Allah.
Itulah kenapa santri Pagar Nusa diajarkan sampai sedetail itu, karena agar santri santri menghilangkan rasa sombong pada diri masing masing.
Dan bahwa semua ini karena Allah,
Setelah fisik yaitu pengisian materi-materi mulai dari salam, tangkisan, hindaran, pertahanan diri dan tak lupa juga dibungkus kesenian dari masing- masing materi apa yang dikaji.
Setelah latian selesai ditutup dengan doa juga tahlil sedikit, setelah itu bersalaman sambil bershalawat bersama.
Setelah itu duduk melingkar untuk mempererat silaturahmi juga pengulasan materi yang belum dipahami.



di mana saya harus mendaftarkan diri untuk menjadi murid santri pencak silat pagar nusa
BalasHapus